Kamis, 08 September 2011

Kamis, 09 Juni 2011

Fase “stress” bagi mahasiswa skripsi

Skripsi merupakan gabungan mata kuliah pokok yang mendasari dari suatu penelitian. Maka, setiap mahasiswa dituntut untuk “mudeng”  mata kuliah-matakuliah yang menjadi dasar tersebut. oleh karena itu, Skripsi mempunyai bobot sks yang paling besar dari mata kuliah yang lain dan merupakan syarat wajib yang harus dikerjakan oleh seorang mahasiswa S1?DIII untuk mendapatkan gelar sarjana/Diploma.

Sebagian besar mahasiswa akan merasa bangga jika telah mengambil mata kuliah ini, karena “sebentar lagi” akan mendapatkan lulus. Akan tetapi, proses penggerjaan skripsi tidak semudah yang kita bayangkan. Ada beberapa tahap yang harus dilalui secara berurutan, yaitu : mengajukan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian, pelaporan hasil penelitian dan sidang pendadaran. Semua itu menguras banyak waktu, pikiran dan tentunya biaya yang tidak sedikit. Sesuatu yang tidak boleh dilupakan “setiap kesuksesan pasti diiringi dengan kegagalan”. Seorang mahasiswa skripsi akan mengalami masa-masa sulit yang berujung stress [serem juga ia..!!]. Kesulitan itu bisa berupa, intensitas konsultasi pada dosen pembimbing yang  kurang [dosennya jarang ngampussss..], hasil penelitian yang kurang sesuai dengan JURNAL acuan sehingga sulit untuk dianalisa penyebabnya dan yang paling parah GAK MUDENG penulisan laporan akhir.

Sebagai insan yang beriman harus percaya bahwa setiap kesulitan ada jalan keluar. Tetapi masalahnya, kapan, dimana kita harus mencari jalan keluar tersebut??? jika dalam waktu yang lama kita tidak menemukan jalan keluarnya kita akan mengalami masa stress berat karena dead lock. Hal ini akan berimbas minimal pengerjaan skripsi yang lama/ganti judul skripsi yang lebih mudah [mulai dari awal lagi deh... L). Alhasil, harus menunda kelulusan.

Akibat yang sering terjadi jika mengalami stress berat karena dead lock dalam pengerjaan skripsi adalah menghilang dari peredaran. Maksudnya adalah menghindar dari dosen pembimbing atau NGGA NGAMPUS dalam jangka waktu yang lama, dengan harapan dosen pembimbing akan lupa. Sungguh mahasiswa yang BODOH [ngga punya iman], yang ada diblack list dosen-dosen yang lain sebagai mahasiswa yang tidak bertanggungjawab. Masalah bukan untuk dihindari tapi untuk dipecahkan. Akan tetapi akibat yang paling fatal adalah psikologis terganggu/GILA. Kalau sudah begini urusannya, kuliah gagal, wisudapun gagal, gelarpun melayang. Anda ngga mau seperti itu kan??

Saya sarankan bagi anda yang belum mengambil matkul skripsi agar terhindari dari fase “stress”:
  1. Beriman.
  2. Ambil tema skripsi yang anda kuasai [ra sah EGOIS].
  3. Pilih dosen pembimbing yang mudah ditemui, care, dapat dipercaya, bisa membagi antara masalah pribadi dengan skripsi.
  4. Siapkan mental dan biaya.
  5. Perdalami matakuliah pendukung tema skripsi.
  6. Percaya diri bahwa anda mampu mengerjakannya.

Tulisan ini bukan bualan belaka akan tetapi suatu realita hasil pengamatan dan pengalaman dari teman-temen penulis. Semoga bermanfaat…!!

sumber : http://assen.blog.uns.ac.id/2010/05/23/stress/

Rabu, 08 Juni 2011

Formulir Permintaan Jasa Asistensi Skripsi

Tips and Trik Penulisan Skripsi

Skripsi kadang menjadi momok bagi sebagian mahasiswa. Sebagian kecil mahasiswa dapat menyelesaikannya dengan waktu lebih cepat dari rata-rata, sebagian besar menyelesaikan dengan waktu rata-rata dan sebagian kecil lainnya berlarut-larut atau terlambat menyelesaikan. Hal tersebut dapat disebabkan beberapa faktor, mulai dari merasa salah jurusan, terpaksa, kekurangan biaya, malas, masalah pribadi atau masalah teknis penyusunan skripsi.

Berikut ini beberapa tips trik menyelesaikan skripsi tepat waktu.
  1. Menentukan Tujuan Penyelesaian Skripsi
  2. Mengenali Kendala Terhambatnya Skripsi
  3. Persiapan Sebelum Menulis Skripsi
  4. Menentukan Prioritas, Selesai Cepat atau Hasil Maksimal
  5. Menentukan Judul Skripsi
  6. Kerjasama Skripsi yang Saling Menguntungkan
  7. Mengoptimalkan Perpustakaan
  8. Membaca Skripsi Terdahulu
  9. Kebiasaan Positif Sebelum Menulis Skripsi
  10. Panduan Menulis Skripsi
  11. Berhubungan Dengan Dosen
  12. Mengenali Karakteristik Dosen Pembimbing 
  13. Mengoptimalkan Akses Internet
  14. Mandeg Saat Penyusunan
  15. Bagaimana Jika Harus Mengulang di Tengah Jalan?
  16. Menulis Skirpsi Bagi Mahasiswa yang Kuliah Sambil Bekerja
  17. Menentukan Saatnya Menggunakan Asistensi Skripsi
  18. Apakah Menggunakan Jasa Asistensi Skripsi Diperbolehkan?
  19. Keuntungan Menggunakan Jasa Asistensi Skripsi
  20. Menulis Skripsi Dalam 20 Hari, BISA?

Senin, 06 Juni 2011

Menentukan apakah akan menggunakan jasa asistensi skripsi

Ada beberapa keadaan yang menyebabkan seorang mahasiswa memerlukan bantuan dalam mengerjakan skripsinya. Jika Anda mengalami keadaan berikut ini maka secepatnya Anda perlu menghubungi penyedia jasa asistensi skripsi.
  1. Anda tidak memiliki waktu lebih
  2. Anda kesulitan untuk mengembangkan judul atau topik skripsi yang sudah dipilih
  3. Anda memiliki kekurangan dalam menuangkan analisis brilyan Anda dalam bentuk tulisan
  4. Anda memiliki dana yang cukup untuk meringankan beban tugas Anda dalam menyusun skripsi
  5. Anda mengetahui keuntungan menggunakan jasa asistensi skripsi
  6. Anda meyakini bahwa tidak ada salahnya menggunakan jasa asistensi skripsi
  7. Anda memerlukan partner tempat bertukar pikiran mengenai skripsi Anda

Menentukan prioritas, selesai cepat atau hasil maksimal

Kondisi studi dan latar belakang mahasiswa berbeda-beda. Kondisi dan latar belakang tersebut  menyebabkan seorang perlu menentukan prioritas penyelesaian skripsinya. Berikut beberapa kondisi yang berhubungan dengan penentuan prioritas penyelesaian skripsi selesai cepat atau hasil maksimal. Namun alangkah baiknya skripsi selesai cepat dan hasil maksimal.
Faktor skripsi memerlukan selesai cepat:
  1. Kekurangan biaya atau  tidak ada lagi biaya
  2. Masa kuliah hampir habis atau terancam DO
  3. Harus cepat kerja untuk menafkahi keluarga
  4. Nilai kuliah (IPK) sudah terlanjur jeblok
  5. Sudah mendapat pekerjaan
Faktor skripsi perlu hasil maksimal:
  1. Tidak ada masalah dengan biaya
  2. Masa kuliah masih standar atau tidak terancam DO
  3. Prioritas prestasi akademis
  4. Nilai kuliah (IPK) bagus
  5. Berpeluang memperbaiki nilai kuliah (IPK)
  6. Tidak terburu-buru mendapatkan pekerjaan

Mengenali Karakteristik Dosen Pembimbing

Berhubungan dengan dosen termasuk hal yang “susah-susah gampang.  Kita perlu memahami karakteristiknya.

 Berikut tips trik mengenali dosen pembimbing.

  1. Kenali apakah dosen Anda tipe umum atau detail 
  2. Jika tipe umum yang harus Anda perhatikan dari skripsi Anda adalah hubungan antara hasil, pembahasan dan kesimpulan dengan tujuan dan permasalahan yang telah ditentukan di awal
  3. Jika tipe detail, Anda harus memperhatikan detail penulisan skripsi sesuai dengan buku panduan skripsi
  4. Jika kedua-duanya ada pada beberapa dosen pembimbing Anda, Anda harus memperhatikan keduanya.
  5. Perbedaan pendapat antara beberapa dosen pembimbing dapat memperlambat skripsi Anda karena itu, cari titik temu dari keinginan dosen pembimbing yang berbeda

Membaca Skripsi Terdahulu

Skripsi pada suatu perguruan tinggi berjumlah ratusan, apalagi  perguruan tinggi yang sudah lama berdiri. Jumlah skripsi yang banyak tersebut seharusnya dapat memberi inspirasi bagi mahasiswa dalam menyusun skripsi.

Berikut tips trik dalam mengambil pelajaran dari membaca skripsi terdahulu.

  1. Baca, catat atau dokumentasikan kesimpulan dan rekomendasi 
  2. Rekomendasi dapat menjadi bahan alternatif membuat judul atau topik skripsi
  3. Judul atau topik bisa jadi hanya mengganti objek kajian, wilayah kajian atau  waktu kajian.
  4. Jadikan acuan skripsi yang sama dosen pembimbingnya dengan dosen pembimbing Anda
  5. Kenali skripsi acuan tersebut, apakah mengutamakan detail tatacara penulisan, keterkaitan dengan tujuan penelitian, metodologi tertentu, atau tidak berpola (bebas).
  6. Pahami metodologi skripsi yang ada
  7. Ambil salah satu skripsi yang mirip sebagai acuan skripsi yang akan Anda tulis
  8. Buat struktur ilmu pengetahuan sederhana dari keilmuan di jurusan tempat Anda kuliah yang Anda simpulkan dari skripsi yang Anda baca

Jumat, 03 Juni 2011

Menulis Skripsi Dalam 20 Hari, BISA?

Dalam keadaan terpaksa kita dapat menyelesaikan sesuatu lebih cepat dibandingkan biasanya bahkan dapat dikatakan tidak mungkin. Seperti pengalaman Kami membantu seseorang meyusun skripsi dalam waktu 20 hari. Seseorang tersebut terancam Drop Out (DO) jika sampai tanggal yang ditentukan tidak dapat mengajukan draft final skripsi.

Karena beliau juga sudah bekerja dan hanya malam hari saja waktu untuk mengerjakan skripsi, sedangkan beberapa data sekunder harus dicari pada waktu siang hari. Oleh karena itu, beliau meminta bantuan Kami, “Think Fast Asistensi Skripsiuntuk membantu menyelesaikan permasalahannya. Kami menyanggupi permintaannya dan mengambil resiko skripsi beliau selesai tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Kami membantu dan bersama-sama beliau mengerjakan skripsi dan membagi waktu yang tersedia menjadi 3 tahapan. Tahapan tersebut yaitu 1) pencarian data selama 7 hari, 2) pengolahan data dan pembahasan selama 7 hari, dan 3) sisa waktu digunakan untuk revisi. Pencarian data dilakukan sekaligus memahami topik skripsi yang telah ditentukan oleh beliau yang sudah disetujui dosen pembimbing. Sebelumnya Kami belum pernah mengerjakan skripsi dengan topik tersebut. Jadi, sebenarnya tidak masalah jika kita belum memahami suatu judul atau topik skripsi karena dengan metode pembelajaran yang baik, kita mampu memahami suatu permasalahan sekaligus penyelesaiannya.

Pembahasan pun cukup dilakukan dalam waktu satu pekan. Jika telah terbiasa mengerjakan kajian ilmiah, salah satunya skripsi, maka tidak ada kesulitan sama sekali mengerjakan skripsi dengan topik yang sama sekali baru. Jadi, Anda pun sebenarnya bisa mengerjakan skripsi dalam waktu cepat. Namun jika waktu tidak memungkinkan dan tersedia dana maka tidak ada salahnya Anda menggunakan jasaThink Fast Asistensi Skripsi”.

Keuntungan Menggunakan Jasa Asistensi Skripsi

Berikut beberapa keuntungan menggunakan jasa asistensi skripsi.

  1. Mengurangi beban dalam menyusun skripsi
  2. Meningkatkan kualitas hasil skripsi
  3. Mencegah terhambatnya penyusunan skripsi
  4. Mempercepat waktu penyusunan skripsi
  5. Meminimalisir potensi pengulangan skripsi di tengah jalan

Apakah Menggunakan Jasa Asistensi Skripsi Diperbolehkan?

Apakah menggunakan jasa asistensi skripsi adalah plagiat? Mungkin benar jika asistensi skripsi yang dimaksud adalah membeli skripsi yang sudah jadi hasil dari susunan mahasiswa lain yang telah lulus. Menggunakan jasa asistensi diperbolehkan dan bermanfaat jika pada kondisi berikut ini.

  1. Mahasiswa penyusun skripsi menguasai hasil skripsi yang penyusunannya dibantu asisten
  2. Mahasiswa penyusun skripsi selalu berhubungan dengan dosen pembimbing untuk konsultasi rutin
  3. Tidak meng-copy paste mentah-mentah skripsi hasil susunan orang lain tanpa menuliskan sumber data/informasi
  4. Segala hal yang berkaitan dengan hubungan dengan pihak perguruan tinggi diurus oleh mahasiswa penyusun skripsi
  5. Asisten penyusun skripsi dapat membantu bersama-sama mencari data (primer atau sekunder), melakukan asistensi pengolahan data, melakukan asistensi penyusunan pembahasan skripsi, bahkan sampai asistensi penyusunan presentasi namun harus dipahami benar isinya oleh mahasiswa penyusun skripsi.

Pekerjaan penyusunan skripsi dengan pembimbingan yang intens dari asisten akan menghasilkan skripsi yang lebih berkualitas. Namun kegiatan penulisan skripsi dapat dikategorikan plagiat jika:
  1. Mahasiswa menjiplak atau membeli skripsi yang sudah jadi dan mengklaim sebagai hasil karyanya.
  2. Mahasiswa tidak mencantumkan sumber data atau informasi dari sumber aslinya.
Berikut petikan Undang Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, Bagian Kelima, tentang Pembatasan Hak Cipta.

Pasal 14. Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta:
  1. Pengumuman dan/atau Perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli;
  2. Pengumuman dan/atau Perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan/atau diperbanyak oleh atau atas nama Pemerintah, kecuali apabila Hak Cipta itu dinyatakan dilindungi, baik dengan peraturan perundang-undangan maupun dengan pemyataan pada Ciptaan itu sendiri atau ketika Ciptaan itu diumumkan dan/atau diperbanyak; atau
  3. Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap.
Pasal 15. Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan, tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta:
  1. penggunaan Ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta;
  2. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan pembelaan di dalam atau di luar Pengadilan;
  3. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan: (i) ceramah yang semata-mata untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan; atau (ii) pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pendpta;
  4. Perbanyakan suatu Ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dalam huruf braille guna keperluan para tunanetra, kecuali jika Perbanyakan itu bersifat komersial;
  5. Perbanyakan suatu Ciptaan selain program Komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apa pun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang nonkomersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya;
  6. perubahan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis atas karya arsitektur, seperti Ciptaan bangunan;
  7. pembuatan salinan cadangan suatu Program Komputer oleh pemilik Program Komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri.



Menulis Skirpsi Bagi Mahasiswa yang Kuliah Sambil Bekerja

Anda termasuk mahasiswa yang hari senin sampai jum’at bekerja dan hari sabtu-minggu  atau malam hari kuliah? Dapat terbayang bagaimana sibuknya Anda sehari-hari. Pada saatnya harus menyusun skripsi, Anda perlu benar-benar mempertimbangkan berbagai sisi.  

Berikut tips dan trik menulis skripsi bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja.

  1. Pertimbangkan sumberdaya yang Anda miliki terutama waktu
  2. Jika waktu masih tersedia, Anda lebih mudah mengambil keputusan dalam memilih prioritas menyusun skripsi
  3. Jika waktu terasa sempit maka Anda perlu membuat  skripsi yang mudah, cepat dan hasilnya baik
  4. Pertimbangkan menggunakan jasa asistensi skripsi

Bagaimana Jika Harus Mengulang di Tengah Jalan?

Mungkin Anda sudah berulangkali mengajukan judul skripsi namun selalu ditolak oleh dosen pembimbing. Mungkin pula Anda sudah setengah jalan namun keadaan memaksa Anda harus mengulangi skripsi Anda karena topiknya tidak bisa dilanjutkan

 Berikut tips trik menghadapi saat harus mengulang di tengah jalan.

  1. Bersikap positif thinking
  2. Ambil pelajaran dari kejadian tersebut
  3. Ulangi prosesnya dengan evaluasi
  4. Anda perlu menentukan prioritas kembali
  5. Jika masalah Anda terkait dengan dosen maka perbaiki hubungan dengan dosen dan kenali karakteristiknya
  6. Mungkin anda perlu mempertimbangkan saatnya Anda menggunakan jasa asistensi skripsi

Mandeg Saat Penyusunan

Pernahkan Anda mengalamimandegsaat penyusunan skripsi? Berhari-hari bahkan berminggu-minggu tidak ada kemajuan dari skripsi Anda. Anda bahkan sibuk dengan aktifitas lain yang tidak ada hubungannya dengan skripsi Anda.  

Berikut tips trik mensiasatimandegsaat penyusunan skripsi.

  1. Kenali penyebab terhambatnya skripsi
  2. Cari solusi dari penyebab yang ada
  3. Pelajari apakah sudah saatnya Anda menggunakan jasa asistensi skripsi
  4. Jangan biarkan berlarut-larut
  5. Ingat kembali panduan menulis skripsi
  6. Tulis apapun yang ada di pikiran Anda terkait skripsi Anda 
  7. Ingat kembali tujuan penyelesaian skripsi